BARITO KUALA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Penentuan Jadwal Pelaksanaan Program Kerja Komisi pada Kamis (2/4/2026) bertempat di Aula Sekretariat MUI Kabupaten Barito Kuala. Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Perimbangan, Dewan Pimpinan, serta seluruh Ketua dan Sekretaris Komisi di lingkungan MUI Barito Kuala. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan manajemen organisasi melalui penetapan linimasa kegiatan yang akan menjadi acuan gerak langkah ulama dalam melayani masyarakat selama periode berjalan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan penentuan jadwal program kerja dari setiap komisi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya. Melalui metode musyawarah mufakat, para pengurus membedah prioritas program, mulai dari penguatan fatwa, pemberdayaan ekonomi umat, hingga edukasi keagamaan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap agenda yang telah direncanakan dapat terealisasi secara efektif, efisien, dan memberikan dampak luas bagi kemaslahatan umat Islam di Bumi Ije Jela.
Suasana religius-edukatif sangat terasa dalam rapat tersebut, di mana para peserta menekankan pentingnya disiplin waktu dan integritas dalam menjalankan amanah organisasi. Dewan Pimpinan mengingatkan bahwa penentuan jadwal ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada Allah SWT dalam mengelola khidmah (pelayanan) kepada masyarakat. Dengan jadwal yang terukur, diharapkan MUI dapat hadir lebih responsif dan sistematis dalam menyikapi berbagai dinamika sosial maupun persoalan keagamaan yang muncul di tengah-tengah warga.
Menutup rangkaian agenda tersebut, seluruh pengurus menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran MUI Kabupaten Barito Kuala sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). Melalui jadwal program kerja yang telah disepakati, MUI bertekad untuk terus menebar manfaat, memperkokoh ukhuwah, serta menjadi pilar pencerah yang membimbing umat menuju kehidupan yang lebih maslahat dan berkah. Harapan besar tersemat agar langkah organisasi ke depan semakin solid dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang religius dan harmonis.