MUI Barito Kuala Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Kuala resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2026–2031 dalam ke...
Portal terpadu untuk mengakses fatwa, majalah digital, berita kegiatan, dan informasi keislaman terpercaya dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barito Kuala.
Seluruh konten bersumber dari keputusan resmi MUI Barito Kuala yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tampilan responsif yang dapat diakses dengan nyaman melalui smartphone, tablet, atau desktop.
Informasi terbaru tentang kegiatan, fatwa, dan publikasi MUI Barito Kuala selalu ter-update.
Landasan dan komitmen MUI Barito Kuala dalam melayani umat melalui pemanfaatan teknologi
Perjalanan berdirinya MUI sebagai wadah musyawarah ulama, zu'ama, dan cendekiawan muslim
Majelis Ulama Indonesia didirikan di Jakarta sebagai hasil musyawarah para ulama dari seluruh Indonesia
Majelis Ulama Indonesia atau disingkat MUI berdiri pada 17 Rajab 1395 Hijriah atau 26 Juli 1975 Masehi di Jakarta, Indonesia, sebagai hasil dari pertemuan atau musyawarah para ulama, cendekiawan dan zu'ama yang datang dari berbagai penjuru tanah air, antara lain meliputi dua puluh enam orang ulama yang mewakili 26 Provinsi di Indonesia pada masa itu, 10 orang ulama yang merupakan unsur dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, yaitu NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti, Al Washliyah, Math'laul Anwar, GUPPI, PTDI, DMI dan Al Ittihadiyah, 4 orang ulama dari Dinas Rohani Islam Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan POLRI serta 13 orang tokoh/cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan.
Dari musyawarah tersebut dihasilkan sebuah kesepakatan untuk membentuk wadah tempat bermusyawarahnya para ulama, zu'ama dan cendekiawan muslim, yang tertuang dalam sebuah "Piagam Berdirinya MUI", yang ditandatangani oleh seluruh peserta musyawarah yang kemudian disebut Musyawarah Nasional Ulama Ke I.
Momentum berdirinya MUI bertepatan ketika bangsa Indonesia tengah berada pada fase kebangkitan kembali setelah 30 tahun merdeka, di mana energi bangsa telah banyak terserap dalam perjuangan politik kelompok dan kurang peduli terhadap masalah kesejahteraan rohani umat. Para ulama di Indonesia menyadari dirinya sebagai ahli waris tugas-tugas para Nabi (waratsatul anbiya) pembawa risalah Ilahiyah dan pelanjut misi yang diemban Rasulullah Muhammad SAW.
Mereka terpanggil bersama-sama zu'ama dan cendekiawan muslim untuk memberikan kesaksian akan peran kesejarahan pada perjuangan kemerdekaan yang telah mereka berikan pada masa penjajahan, serta berperan aktif dalam membangun masyarakat dan menyukseskan pembangunan melalui berbagai potensi yang mereka miliki dalam wadah Majelis Ulama Indonesia. Ikhtiar-ikhtiar kebajikan yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia senantiasa ditujukan bagi kemajuan agama, bangsa dan negara baik pada masa lalu, kini, dan mendatang.
Kemajemukan dan keragaman umat Islam dalam berbagai alam pikiran keagamaan, organisasi sosial, dan kecenderungan aliran dan aspirasi politik selain dapat merupakan kekuatan, tetapi juga sering menjelma menjadi kelemahan dan sumber pertentangan di kalangan umat Islam sendiri. Sebagai akibatnya, umat Islam terjebak ke dalam egoisme kelompok (ananiyah hizbiyah) yang berlebihan dan kehilangan peluang untuk mengembangkan diri menjadi kelompok yang tidak hanya besar dalam jumlah tetapi juga unggul dalam kualitas.
Oleh karena itu, adanya kepemimpinan umat Islam yang bersifat kolektif merupakan kewajiban, seperti adanya suatu organisasi yang menjadi wadah silaturahmi merupakan suatu kebutuhan mendesak bagi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan umat Islam.
Berbagai layanan digital untuk memudahkan umat dalam mengakses fatwa dan publikasi resmi MUI Barito Kuala
Ikuti perkembangan kegiatan, pengumuman, dan artikel terbaru dari MUI Barito Kuala
— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Kuala resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2026–2031 dalam ke...
Ketua Majelis Ulama Indonesia Barito Kuala KH Abdai Rathami, SAg masa bakti 2026 – 2031
Susunan pengurus aktif Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barito Kuala
Ketua Umum
Wakil Ketua Umum
Wakil Ketua Umum
ketua
Ketua
Ketua
Ketua
Ketua